Ketahui Bahwa Ilmu Pengetahuan Tidak Ada Yang Namanya Juara Satu

Ketahui Bahwa Ilmu Pengetahuan Tidak Ada Yang Namanya Juara Satu

Ketahui Bahwa Ilmu Pengetahuan Tidak Ada Yang Namnya Juara Satu

Ketahui Bahwa Ilmu Pengetahuan Tidak Ada Yang Namnya Juara Satu

 

 

Ketahui Bahwa Ilmu Pengetahuan Tidak Ada Yang Namnya Juara Satu

Ketahui Bahwa Ilmu Pengetahuan Tidak Ada Yang Namnya Juara Satu – pendapatkita.com – Berbanggalah dengan apa yang anda kerjakan. Orang harus bangga pada apa yang dikerjakannya, betapapun tidak populernya bidang ilmu atau pekerjaan yang digelutinya dari waktu ke waktu. Jangan pernah berpikir bahwa “ilmu yang aku tekuni ini tidak berarti” atau “pekerjaanku ini adalah pekerjaan yang rendah dan tidak punya nilai”.

Dalam ilmu belah diri ada namnya isitilah “duel:, yaitu pertarungan antara dua orang jago kelahi untuk menentukan siapa yang lebih hebat. Jaman dahulu, jika telah berduel. Tidak ada yang namanya juara dua, karena ketika sudah berduel pasti salah satunya akan mati sebab itu yang ada hanyalah juara pertama.

Tetapi sekarang, dalam ilmu pengetahuan yang mengandalkan kepintaran kemampuan intelek, otak bukan otot yang biasanya dilakukan atau diungkapkan dengan cara disimpan dalam tulsan tidak ada juara satu mengapa?

kehidupan ini terdiri dari berbagai macam aspek termasuk berbagai macam ilmu pengetahuan. Tidak mungkin bahwa seseorang menguasai semua aspek kehidupan. Dengan kata lain, kehidupan ini terlampai besar dan kompleks untuk dapat dikuasai oleh diri satu manusia.

Oleh karena itu, umat manusia semua bersatu supaya secara bersama-sama, dan dengan kebersamaannya tersebut dapat “memuat” kehidupan. Apalagi bersatu untuk mendapatkan ilmu pengetahuan yang kompleks,

Itu artinya bahwa satu aspek kehidupan haruslah didukung terhadap satu aspek kehidupan yang lainnya. Dalam arti yang satu membutuhkan orang lain. Tidak ada yang terbaik atau terhebat. Semuanya baik dan semuanya hebat.

Seseorang sehebat Einstein dibidang sains, Shakespeare di bidang sastra, dan Michealangelo dibidang seni rupa tetap membutuhkan individu-individu lain. Semasa hidup dan jayanya, Einstein belajar dari ilmuwan pendahulunya dan juga ilmuwan dari bidang lain, Shakespare membaca buku-buku para sejarahwan yang hidup sebelum dia dan dari situ mendapat ilham untuk menulis karya-karya utamanya seperti Rome and Juliet, Machbet, Julius Caesar.  Sementara Michealangelo harus belajar pada para empu seni lukis dan patung yang lebih senior, terutama yang mengajar,s ebelum ia sendiri menjadi seorang seniman besar.

Dengan kata lain, ketiga tokoh dunia itu tidak dilahirkan sebagai “dewa”. Mereka mulai dari anak tangga yang paling bawah. Dalam proses perkembangan mereka menjadi “orang besar” , mereka didukung oleh sekian banyak orang lain. Jadi, dalam kebesaran mereka terkandung jasa selamanya.

Oleh karena itu, mereka tidak bisa mengklaim bahwa mereka murni nomor satu.

Juga dalam bidang ilmu pengetahuan, tidak ada yang nomor satu. Karena begitu banyaknya hal-hal yang begitu komplek di dunia ini yang mustahi hanya sesorang bisa menguasi segala kemampuan pengetahuan itu,

Oleh karena itu, bukalah jendela pikiran kalian, yang akan menyadarkan bahwa untuk juga melakukan sesuatu dibutuhkannya kemampuan orang lain yang  lebih senior untuk belajar, Seperti apa yang dilakukan oleh para “dewa” pengetahuan tiga tokoh diatas. Belajarlah dari yang sudah berpengalaman sebelumnya.

Karena itu hadirlah platform para entrepreneur muda melalui pendapatkita.com mereka bisa belajar untuk menjadi tokoh-tokoh hebat selanjutnya. Karena disini adalah komunitas untuk belajar yang bermanfaat memberikan kemampuan yang diperlukan untuk saling melengkap sesama entrepreneur muda yang ingin sukses.

Orang Sukses Mencapai Hasil Jangan Kesempurnaan

Orang Sukses Mencapai Hasil Jangan Kesempurnaan

Orang sukses mencapai hasil.

Pada saaat masa pasca kemerdekaan dulu, konon suatu cerita Bung Karno pernah mengatakan bahwa bangsa yang ingin merdeka itu ibaratkan sepasang kekasih, pria dan wanita yang ingin sedang menikah.

Apabila sang kekasih menunggu sampai mereka mempunyai banyak uang untuk membangun rumah dan kemudian mengisi rumah tersebut dengan segala perabot serta alat-alat rumah tangga, maka barangkali mereka tidak akan pernah menikah.

Barangkali apa yang dikatakan Bung Karno adalah bahwa yang terpenting kita merdeka dulu, baru kemudian sedikit demi sedikit memperbaiki dan membangun negeri kita ini. Dan itulah yang terjadi. Pada saat kita merdeka, kondisi fisik dan mental bangsa kita menjadi tidak sempurna.

Disaat itu, para kawan-kawan seperjuangan dan sepikiran waktu itu tidak ingin kesempurnaan (perfection) tetapi hasil (result). Maka dengan tergesa-gesa mereka mengumumkan keberadaan atau eksistensi bangsa Indonesia. Yang akhirnya perjuangan mereka membuahkan hasil juga.

Rahasia Cerita Pelukis Terkenal Vincent van Gogh Terungkap

                                                                   sunflowers

Vincent van Gogh melukis sunflowers, salah satu dari lukisan-lukisannya yang paling terkenal di dunia. Sebanyak 4 kali, dengan kata lain lukisan tersebut tersedia dalam empat versi.

van Gogh waktu itu agaknya tidak memikirkan apakah lukisannya bisa jadi sempurna atau tidak. Ia hanya ingin menghadiahi Paul Gauguin (1848-1903), pelukis impresionis Perancis yang dikaguminya dan yang di kemudian hari mempunyai pengaruh yang cukup mendalam terhadap kehidupannya.

Ia ingin menghadiahkan sebuah lukisan bunga matahari untuk digantungkan di kamar Gauguin di rumah sewa yang diberi nama “The Yellow House” , tempat di mana van Gogh hidup dan tinggal bersama Gauguin selama tiga bulan di tahun 1888.

Van Gogh segera melukis karena ingin cepat menghasilkan lukisan. Setelah jadi, ia memberikan lukisan itu kepada sahabatnya. Bahwa kemudian ia melukis lagi objek yang sama, itu tetap membuktikan bahwa ia adalah orang yang tertarik untuk menghasilkan sesuatu tanpa memikirkan kesempurnaan karyanya. Van Gogh bahkan pernah melukis bulan sabit dengan salah. Dalam lukisannya yang berjudul Cypresses with Two Figures (1889), ia melukis matahari di sebelah kiri dan bulan sabit di sebalah kanan. Secara ilmiah hal itu salah.

Cypresses with Two Figures

 

Namun, lukisan itu diakui sebagai salah satu lukisan ekspresig yang khas van Gogh.

Prinsip van Gogh waktu itu, kalau di rumuskan kedalam bahasa aktivitas keseharian kita adalah, bahwa yang terpenting melukis dulu, kalau hasilnya tidak sempurna, tidak apa, besok bisa diulangi lagi.

Dikemudia hari, keempat lukisan sun flowersitu mempunyai nilai artistik yang tinggi, walaupun pada saat itu van Gogh tidak memikirkan kesempurnaan.

Rahasia Kesuksesan Cerita Bunda Teresa Untuk Bisa Melayani Sesama

Bunda Teresa adalah orang yang lebih berpikir tentang hasil dari pada kesempurnaan karya.

Pada tahun 1948, beliau tidak mempunyai apa-apa dalam arti kata yang sesungguhnya. Semacam AD / ART atau statua pun tidak ada, apalagi peralatan atau gedung. yang beliau punya hanyalah cinta kasih. Beliau mempunyai keinginan untuk membagikan cinta kasih beliau kepada sesamanya, terutama yang paling miskin dan dianggap sampah masyarakat. Beliau melihat ada begitu banyak anak terlantar dengan pakaian dan wajah kumuh serta tidak mengenyam pendidikan. Beliau mengajari mereka membaca dan menulis.

Temapat merekea bersekolah adalah tanah kosong yang tak bertuan, tidak ada papan tulis, apalagi meja dan kursi. Bunda Teresa menuliskan abjad dan angka yang diajarkanna di atas tanah. Tetapi dengan perbuatan  Bunda  Teresa itu membuat anak-anak kumuh yang sedang berkeliaran lebih sedikit karena sebagian telah ikut untuk bersekolah bersama Bunda Teresa.

Perjuangan hebat tanpa pamrih ini mengetuk hati orang0orang yang murah hati. Tidak lama sesudah Bunda Teresa memulai sekolahnya di pekarangan terbuka tanpa perelatan, seseorang yang bernama Michael Gomes merasa iba. Ia merelakan ruang  atas (loteng) rumahnya untuk dijadikan “gedung sekolah”.

Sesudag Michael Gomes, orang-orang lain pun ikut menyumbang meskipun ala kadarnya. Sehingga lama kelamaan Bunda Teresa mendapatkan tempat tinggal untuk mereka sendiri dan tempat untuk menampung orang-orang yang kurang mampu tersebut.

Itulah keberhasilan  Bunda Teresa. Dia mulai dengan suatu tekad dan itikad yang baik. Maka, walaupun tidak ada saran mendukung kegiatan karena adanya tekad dan itikad yang baik, beliau tetapi memulai tugasnya.

Beliau ingin segera melihat ujung hasil kebaikan hatinya, yaitu melihat anak-anak dan keluarga mereka yang miskin bisa terselamatkan dari kehancuran. Beliah sama sekali tidak memikirkan apakah segala program pelayanan cinta kasihnya itu dirumuskan dengan sempurna atau tidak. Hal-hal ini jauh dari pikiran Bunda Teresa. Yang penting bertindak dulu untuk meringankan penderitaan kaum-kaum pinggiran ini. Baginya, penyempurnaan bisa dilakukan  sambil jalan.

Kalau Hendak Berbuat Baik, Janganlah Berpikir Tentang Kesempurnaan, tetapi Orang sukses mencapai hasil.

Bertindak untuk melakukan sesuatu haruslah juga berpikir terlebih dahulu. Yang ingin dikatakan adalah bahwa kalau kita hendak berbuat baik, janganlah kita terpaku memikirkan kesempurnaan (perfection).  Pemikiran yang selalu dibayangkan terhadap Orang sukses mencapai hasil.

Kerika kita terlalu dibebani oleh kesempurnaan, maka pasti kita akan takut untuk melangkah. Hanyalah menunggu dan menunggu; menunggu saatnya sempurna, menunggu fasilitasnya sempurna, menunggu konsentrasinya sempurna, menunggu pemusatan tenaga secara sempurna, dan selalu menunggu beribu alasan kesempuraan yang berujung kita tidak menghasilkan apa pun. Karena itu ingat : Orang sukses mencapai hasi., jangan kesempurnaan !

Orang sukses mencapai hasil adalah rumus untuk mencapai kesuksesaan.

Ketahui Jalan Pikiran Orang Sukses Dari Filsuf Yunani

Ketahui Jalan Pikiran Orang Sukses Dari Filsuf Yunani

Pahami jalan pikiran orang sukses

Untuk bisa mengetahui bagaimana jalan pikiran orang sukses, ada suatu cerita dari seorang pemikir terkenal berasal dari Yunani. Cerita ini adalah awal dari pemikir hebat bernama Demosthenes, salah satu seorang Orator terhebat di dunia. Seorang yang gagap, kecil perwatakannya, dan pemalu tetapi Demosthenes dengan caranya sendiri menunjukan pada dunia ia bisa menajdi seorang orator hebat di dunia.

Cerita Tentang Demosthenes

Pahami Jalan Pikiran Orang Sukses

Pada zaman Yunani kuno (abad ke-3 SM) hiduplah seseorang yang bernama Demosthenes di kota Athena. Orang yang perawatakannya kecil, pemalu, dan gagap ini ingin menjadi ahli pidato (orator). Tentu saja orang-orang menertawakannya, tetapi ia serius. Ia tidak gentar mendengar pendapat umum yang mengatakan bahwa orang macam dia tidak akan pernah bisa menjadi orator.

Ia lalu mulai mendisiplinkan diri dan berlatih esktra-keras untuk mencapai cita-citanya dan membuktikan bahwa pendapat umum tidak selalu benar. Untuk memperkeras suaranya, dia berlatih di tepi pantai. Dia berteriak-teriak menyaingi gemuruhnya deburan ombak. Untuk melatih pernapasannya, dia berlari-lari ke atas bukit sambil berbicara sendiri.

Untuk menyusun pidatonya, ia pergi ke gua yang sepi. Setelah pidatonya tersusun, ia menghafalkannya dan kemudian mengucapkan kata demi kata dengan lafal yang jelas.

Setelah beberapa tahun. Demosthenes menyepi untuk menggembleng diri, ia kembali ke tengah masyarakat. Pada saat ia mau mulai pidatonya yang pertama, orang-orang menertawakannya.

Mereka masih ingat siapa Demosthenes; seorang laki-laki kecil, pemalu, dan gagap. Tetapi, setelah kalimat pertama meluncur dengan lancar, lalu kalimat kedua, dan kemudian yang ketiga, keempat, dan seterusnya. Orang-orang ini mulai terpana. Baik cara ia menyampaikan maupun isi pidatonya begitu bagus sehingga sangat memukau pendengarnya. Akhirnya, orang-orang percaya bahwa Demosthenes memang seorang orator yang hebat.

Saya Sukses Karena Melakukannya Dengan Jalan Pikiran Saya Sendiri

Pahami arti sukses bagi entrepreneur muda

Mimpi dan suatu keinginan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dari dalam diri manusia. walaupun jalan pikiran orang sukses berbeda-beda, tetapi Karena dua hal itu merupakan kendali sehingga membuat seseorang  bisa ber-tekat untuk mencapainya. Tidak bisa orang lain meng-intervensi mimpi dan keinginan seseorang atas hidupnya. Karena ada hasrat dan tekad tersebutlah seseorang terkadang berani keluar dari jalan pikiran kebanyakan orang. Dirinya Percaya jalan pikirannyalah yang membuat dirinya sukses.

Inilah yang disebut sebagai kategori orang “think for himself”. Berpikir sendiri.

Artinya, ia tidak melakukan apa yang menurut orang lain baik untuk dilakukan, tetapi apa yang menurut dia sendiri baik dilakukan demi kemajuan atau perkembangan pribadinya.

Demosthenes tidak percaya pada pendapat umum. Ia tidak membiarkan orang lain dapat mempengaruhi tekadnya untuk menjadi seorang pidato terhebat, yang sampai karya-karyanya sekarnag dipakai untuk mempelajari ilmu orasi.

Berhasil atau tidak sebagian besar terletak pada perjuangannya sendiri, bukan pada pendapat atau penilaian orang lain.

Kita sering harus menutup telinga dan mata pada penilaian orang. Kalau kita berpikir bahwa kita bisa melakukan atau menjadi sesuatu karena kita punya potensi untuk mencapai mimpi itu.

Meskipun sedikit, kita harus berani berjuang untuk mewujudkannya, seperti Demosthenes Sang Orator.

pahami jalan pikiran orang sukses

Pahami Kata Kunci Sukses Bagi Entrepreneur Muda

Pahami Kata Kunci Sukses Bagi Entrepreneur Muda

pahami kata sukses bagi entrepreneur muda.

Refrensi : Berpikir dan Bertindak Positif

Pengertian Makna Kata Sukses bagi entrepreneur muda

sukses bagi entrepreneur muda memiliki makna yang begitu dalam. Pengartian kata dan makna memiliki arti tersendiri memahami makna sukses itu. Kata “sukses” diambil dari bahasa Inggris. Dalam bahasa Inggris, nomina “success” amat dekat hubungannya dengan verba “suceed”.

Menurut kamus The American Heritage Dictionary of the English Language – Kamus yang mempunyai wibawa tersendiri di kalangan cendikiawan Amerika –

Kata “suceed” memiliki beberapa penjelasan yang dapat dilihat. antara lain : pertama, kata “suceed” lebih kurang berarti “mengikuti” atau “mengganti kedudukan seseorang.”. Kedua adalah ” mencapai sesuatu y ang diinginkan atau dikehendaki.”

Nomina “suceed” di dalam kamus The American Heritage Dictionary of the English Language terdapat beberapa penjelasan juga. Yang perlu diperhatikan adalah : “the achievement of something desired, planned, or attemted” (” pencapaian sesuatu prestasi yang diinginkan, direncanakan, atau dicoba”); dan “the gaining of fame or prosperity” ( “pencapaian kemakmuran “).

Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa “sukses” terutama berhubungan dengan “pencapaian” ( Inggris : “achievment” atau “accomplishment” ; Belanda: “prestatie”), dan tidak dengan “kekayaan” atau “jabatan yang baik”.

Kategori Orang SUKSES yang Benar

Memang nomina “succes” mempunyai makna “kemasyhuran dan kemakmuran (kekayaan)’. Tetapi, ini diletakkan sesudah makna “pencapaian”. Sayangnya, banyak anggota masyarakat kita sudah terlanjur berpikiran salah.

Banyak yang menyamakan “sukes” dengan “kekayaan materi” atau “jabatan yang tinggi”. Kalu ada orang yang kaya raya dan/atau jabatan tinggi maka belum tentu bisa dikatakan sebagai orang sukses, sebab tergantung bagaimana kekayaan atau kedudukan itu diraihnya.

Jika kekayaan atau kedudukan itu diraih dengan kerja keras yang menghasilkan prestasi yang gemilang (seperti yang ditunjukkan oleh Bill Gates, si “Raja Software Komputer” dari Amerika Serikat) , kita bisa mengatakan bahwa dia merupakan orang yang sukses.

Namun jika kekayaan dan/atau kedudukan adalah hail dari eksploitasi terhadap sesama kolusi, korupsi, atau manipulasi maka tidaklah pantas disebut sebagai orang yang sukses.

Kategori High Achiever dan Peak Performer

“sukses” juga berhubungan dengan prestasi. Orang yang sukses atau berhasil adalah orang yang sangat berprestasi (dalam arti: prestasinya sangat bernilai atau menonjol) atau orang yang banyak mempunyai prestasi (sangat mungkin tidak hanya di satu bidang tetapi bisa juga dalam banyak bidang).

Ada istilah untuk orang semacam ini, disebut “high achiever” ( orang yang sangat berprestasi) atau “peak performer” (orang yang berada di puncak kinerjanya).

sangatlah mungkin seorang “high achiever/ peak performer” hidup sederhana dan tidak kaya.

Bisa jadi juga seorang yang kaya raya, kekayaannya tersebut berasal dari warisan orang tuanya. Namun tidak tutup kemungkinan juga seorang yang sangat berprestasi, tetapi sekaligus uga sangat kaya. Bill Gates bisa disebut sebagai contoh.

Bahwa orang yang sukses atau seorang “high achiever/peak performer”  bisa saja hidup dalam kesederhanaan (seperti cerita van Gogh). Yang dipakai sebagai tolok ukurnya bukan banyak atau sedikitnya prestasi yang ia miliki. Tetapi kesuksesan tidak terletak pada kekayannya, tetapi pada prestasinya menciptakan sesuatu yang sangat mengagumkan.

Orang yang sukses harus mempunyai prestasi (achievment) yang berguna bagi sesamanya. Dan, untuk mencapai prestasi tersebut, kita harus berjuang dan bertindak sebaik mungkin. Seperti bisa ber- komitmen dan bisa menjadi pemecah masalah.

Untuk menjadi sukses entrepreneur muda haruslah memiliki suatu prestasi yang dibuat dan diciptakan untuk sesamanya. Sama halnya seperti Bill Gates atau orang sukses lainnya yang bisa menciptakan prestasinya sendiri.

sukses bagi entrepreneur muda

Sikap Tenang Dalam Menghadapi Masalah Bagi Anak Muda

Sikap Tenang Dalam Menghadapi Masalah Bagi Anak Muda

sikap tenang dalam menghadapi masalah.

Sumber: Problem solving and decision making for improvement

Setiap orang tidak akan lepas dari masalah. Secara sederhana, masalah dapat diartikan tidak sesuainya antara harapan dan kenyataan. Jika suatu permasalahaan mendatangi kita, tentu saja kita akan berusaha menyelesaikan secepat mungin. Namun, bagaimana jika masalah yang datang itu begitu sulit dan kita belum menemukan solusinya? Apakah yang sebaiknya kita lakukan?

Ada suatu kisah inspirasi. Kisahnya sebagai berikut :

Suatu saat seorang tukang kayu sedang asyik bekerja. Secara tak sengaja arlojinya jatuh dan terbenam ke dalam tingginya tumpukan serbuk kayu. Arloji tersebut merupakan hadiah dari seorang sahabatnya, dan telah lama dipakainya. Karena begitu menyukai arloji tersebut, ia pun berusaha untuk menemukannya kembali.

Sambil mengeluhkan keteledorannya, tuka kayu tersebut membongkar tumpukan serbuk kayu. Teman-temannya ikut pula membantu menemukan arloji tersebut. Namun, setelah membolak-balik tumpukan serbuk kayu tersebut, arloji tersebut belum juga ditemukan.

Ketika jam istirahat tiba, semua pekerja pergi meninggalkan bengkel tersebut untuk makan siang. Tukang kayu yang kehilangan arloji tersebut, dengan lesu juga meninggalkan bengkel. Saati itulah datanglah seornag anak mendekati tumpukan serbuk kayu tersebut. Rupanya sudah sejak tadi ia memperhatikan mereka mencari arloji yang jatuh ditumpukan serbuk kayu. Anak itu lalu berjongkok dan mulai mencarinya. Tak berapa lama kemudian, ia berhasil menemukan arloji tersebut. Anak itu kemudian menyerahkan arloji tersebut kepada tukang kayu.

Alangkah gembiranya si tukang kayu karena arloji kesayangannya ditemukan kembali. Ia berterima kasih kepada anak tersebut dan bertanya bagimana ia bisa menemukannya. Padahal sebelumnya banyak orang yang membongkar serbuk kayu tersebut. Anak itu pun menjawab: ” Saya hanya duduk tenang di lantai. Dalam keheningan itu saya bisa mendengar bunyi ‘tik-tak’-‘tik-tak’. Dengan begitu, saya tahu dimana arloji itu berada.

Ketika sedang mendapatkan masalah, kita ingin masalah itu cepat selesai Tidak seorang pun ingin masalahnya berlarut-larut yang pada gilirannya dapat menghambat aktivitas. Namun, kerap ketika masalah itu datang, kita belum memiliki jalan keluarnya. Hal ini terjadi karena peliknya masalah yang dihadapi.

Seorang filsuf Chima pernah berucap, “Ketenangan meruakan sumber kekuatan yang luar biasa”. Dalam suasana yang tenang dan nyaman, otak kita akan mampu berpikir dengan baik. Ketenangan memberikan kekuatan bagi otak untuk bekerja dengan baik. Berbagai alternatif untuk memecahkan masalah yang pelik tersebut, akan muncul dengan sendirinya dalam pikiran kita. Layaknya detak arloji yang terdengan di keheningan.

Oleh sebab itu ketika kehilangan akal dalam menghadapi suatu persoalan maka tetaplah tenang. Sikap tenang dalam menghadapi masalah sangatlah penting. Alih-alih mengambil keputusan dan tindakan yang tergesa-gesa tidaklah bagus, Lebih baik tenangkan pikiran terlebih dahulu. Pikiran dengan saksama langkah-langkah yang harus diambil. Berpikirlah rasional. Dengan demikian, pikiran akan memberikan jalan keluar yang efektif. Saat itulah waktu yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan.


Sikap Proaktif Tuntaskan Masalah Entrepreneur Muda

Sikap Proaktif Tuntaskan Masalah Entrepreneur Muda

sikap proaktif tuntaskan masalah entrepreneur muda. Sebelum mengenal apa itu pengertian sikap proaktif bagi entrepreneur muda, haruslah dimengerti terlebih dahulu bahwa antara stimulus dan respons kita terdapat kebebebasan untuk memilih sesuatu. Dalam kebebasan untuk memilih inilah terdapat empat anugerah yang diberikan yang membuat manusia itu unik. Binatang yang paling cerdas tidak memiliki satu pun dari ke empat anugerah ini, yaitu kesadaran diri, imajinasi, suara hati, dan kehendak bebas.

Proaktif adalah suatu keyakinan bahwa penyebab dan sumber tingkah laku berasal dari diri dalam manusia itu sendiri. Ini merupakan salah satu sikap sebagai orang “pemecah masalah“. (Problem solving)

Menjadi proaktif berarti juga bertanggung jawab 100% atas hidup kita. Kita memiliki inisiatif dan tanggung jawab untuk membuat segala sesuatunya terjadi. Orang proaktif tidak menyalahkan masalah, keadaan, orang, atau kondisi di sekeliling mereka.

Orang proaktif memfokuskan upaya mereka dalam lingkaran pengaruhnya. Mereka mengerjakan hal-hal yang terhadapnya mereka dapat melakukan sesuatu. Orang proaktif fokus pada hal-hal yang bisa mereka ubah. Mereka fokus pada solusi dari setiap masalah yang mereka hadapai. Mereka secara perlahan-lahan meluaskan lingkaran pengaruh mereka. Sebaliknya, orang reaktif memfokuskan diri pada lingkaran kepedulian mereka, yaitu pada hal-hal yang tidak bisa mereka ubaj. Orang reaktif fokus pada masalah, kelemahan orang lain, lingkungan, dan keadaan yang mereka tidak dapat kendalikan.

Ambil contoh, Tony Hsieh, CEO Zapos, Perusahaan sepaut on-linesukses, memulai bisnisnya karena sikapnya yang proaktif terhadap sebuah masalah. Ia sulit menemukan sepatu dengan model, warna, ukuran, dan lebay yang sesuai, baik secara on-line maupun off-line. Karena memiliki sikap bersikap reaktif ia mengambil langkah proaktif terhadap masalah yang dihadapinya. Ia berangan-angan mendirikan pilihan pelanggan dengan pelayanan terbaik. Melalui moto “with zappos, the shoe store comes to you,” Setiap pelanggan bisa bebas mengungkapkan apa yang ia inginkan pada petugas customer service sampai bisa menemukan sepatu yang paling tepat. Semua Frontline terkesan mempunyai waktu cukup untuk melayani setiap pelanggan, pemasok atau pun vendor. Sikapnya yang proaktif dalam menghadapi masalah membuahkan hasil. Kini, Tony Hsieh berhasil membuat Zappos menjadi perusahaan besar yang disegani.

Yang berarti sikap proaktif adalah suatu sikap untuk bertanggung jawab atas hidup kita sendiri. Hidup yang kita jalani berasal dari berbagai macam bentuk keputusan yang kita buat dan kita sebagai entreprenur muda juga mempunyai tanggung jawab dan berbagai inisiatif untuk membuat segalanya terjadi. Dengan begitu pentingnya memiliki sikap proaktif tuntaskan masalah entrepreneur muda.

Proses Berpikir Rasional Sebagai Entrepreneur Muda

Proses Berpikir Rasional Sebagai Entrepreneur Muda

Proses Berpikir Rasional Sebagai Entrepreneur Muda

Proses pemecahan masalah dan pengambilan keputusan sangat mirip dengan cara dokter mengobati pasien. Ketika kita sakit dan mengunjungi dokter, hal pertama yang dilakukan oleh dokter adalah menanyakan beberapa pertanyaan mengenai gejala yang kita rasakan. Mereka juga mungkin melakukan beberapa pengukuran, misalknya mengukur suhu tubuh, dan tekanan darah. Mereka mengumpulkan informasi (diagnosis) dan membuat analisis untuk mengidentifikasi akar penyebab penyakit. Setelah mereka menemukan akar penyebab. Setelah mereka menemukan akar penyebab penyakit, barulah mereka membuat resep. Dokter memiliki metode diagnosis sistematis.

Yang perlu diingat adalah perbedaan signifikan antara gejala (sakit kepala), akar penyebab (demam), dan resep (obat demam). Semakin baik sang dokter memahami gejala dan mengidentifikasi akar penyebab penyakit maka semakin mujarab sang dokter memberikan obat. Sama halnya dengan dokter, semakin baik kita menganalisis masalah, maka semakin baik kita dalam memberikan solusi berupa keputusan dan rencana tindakan. Semakin baik proses berpikir rasional kita, semakin baik kita dalam memecahkan masalah dan mengambil keputusan.

Sebagai manusia, kita punya kemampuan untuk memecahkan masalah, dan tantangan. Intuisi bukan satu-satunya hal yang mengarahkan kita. Manusia mampu menelaah, melakukan refleksi, dan menganalisis, atau dalam kata lain sangat bisa untuk berpikir. Tetapi, tidak jarang, kita menganggap berpikir adalah suatu reaksi naluriah. Betul, kemampuan berpikir adalah kemampuan alamiah. Namun, kemampuan berpikir dengan baik adalah sesuatu yang memerlukan latihan. Kemampuan berpikir rasional adalah kemampuan untuk menelaah berbagai elemen dari sebuah situasi atau tantangan secara akurat, dan menggunakan informasi yang ada secara efektif secara akurat, dan menggunakan informasi yang ada secara efektif untuk mencapai kesimpulan yang matang.

Saat berhadapan dengan masalah, biasanya, kita perlu merespons masalah tersebut, atau mengambil tindakan. Bagi banyak orang, mengambil tindakan tidaklah sulit. Tetapi, berapa banyak dari tindakan ini yang efektif? seberapa sering kita memikirkan keputusan yang dibuat oleh orang lain, dan bertanya-tanya, “Mengapa bisa begitu?” Kita tidak memerlikan lebih banyak lagi kecenderungan untuk asal bertindak- Kita perlu melihat tindakan yang rasional. Ciri tindakan yang rasional adalah ketetepatannya dalam menjawab kebutuhan dari situasi  yang ada, efektivitasnya menyelesaikan permasalahan, dapat diterapkan, dan mendapat dukungan dari pihak-pihak terkait.

Tindakan rasional dihasilkan oleh proses berpikir rasional pula. Disisi lain, berpikir rasional tidak terjadi tanpa sengaja. Sekarang, bagaimana seseorang belajar membuat solusi yang efektif dan mengambil langkah yang sesuai untuk menghadapi tantangan hidup? jawabannya adalah belajar melalui pengalaman, percobaan dan kesalahan, serta pembelajaran. Meskipun kita sudah merasa mampu memecahkan masalah secara efektif, tidakkah kita masih dapat meningkatkan kemampuan itu melalui pembelajaran lebih lanjut? Dan bagaimana kita bbisa membantu orang lain dalam hal ini?

Memperbaiki cara kita melihat dan menilai persoalan-persoalan besar dalam hidup diyakini bermanfaat bagi masyarakat maupun individu. Pernyataan tersebut sulit dibantaj. Media berita penuh dengan contoh respons, atau solusi terhadap masalah, yang dapat dipertanyakan. Kita semua, rakyat biasa sampai dengan pemimpin dunia, senantiasa berjuang untuk menghasilkan solusi  yang kreatif dan dapat diterapkan pada berbagai permasalahan penting. Telah banyak statistik yang menunjukan kemampuan seseorang untuk menghafal, tetapi tidak mampu menerapkan pengetahuan yang mereka miliki secara praktis.

Semua hal itu tidak menunjukan ketidak mampuan berpikir, malinkan, kurangnya pertimbangan terhadap berbagai masalah. Keputusan yang buruk, atau kesalahan lain semacamnya, biasa-nya, merupakan hasil dari pemikiran yang kurang matang- bukan karena ketiadaan proses berpikir itu sendiri. Oleh karena itu, membahas mengenai proses berpikir rasional dalam memecahkan masalah dan mengambil keputusan adalah sesuatu yang sangat penting. Berlawanan dengan anggapan umum, tidak semua pikiran adalah rasional. Setidaknya, tidak menurut definisi dalam buku ini tentang rasionalitas. Kemampuan berpikir rasional adalah kemampuan untuk melihat variabel-variabel yang relevan dari suatu permasalahan, untuk medapatkan, mengatur, dan menganalisis informasi yang sesuai (misalnya, fakta, pendapat, opini, dan data), untuk menghasilkan koknklusi atau kesimpulan yang matang, berbobot, dan bermutu.

Sejumlah penulis mendefinisikan kecerdasan, atau bagian dari kecerdasan, sebagai kemampuan menyelesaikan masalah.

“Kecerdasan yang berhasil, melibatkan aspek analitis, kreatif, dan praktis. Aspek analitis digunakan untuk memecahkan masalah; kreatif untuk menentukan masalah mana yang perlu diselesaikan’ dan praktis membuat solusi  yang dihasilkan menjadi efektif.”

Meskipun studi yang berfokus pada pikiran dan berpikir itu sendiri layaknya dilakukan, namun, fokus disini adalah mengenai pentingnya menerapkan pikiran (yakni, menggunakan pikiran sebelum melakukan tindakan). Berpikir rasional membantu kita menarik kesimpulan bahwa ada sesuatu yang dapat dilakukan ( yaitu, mengambil tindakan yang rasional).

 

Sikap Keyakinan dalam Pengambil Keputusan Untuk Pemecah Masalah

Sikap Keyakinan dalam Pengambil Keputusan Untuk Pemecah Masalah

Sikap Keyakinan Dalam Pengambil Keputusan dan Pemecah Masalah

Apakah kalian semua mengenal suatu budaya di Negara Mauritania? Mauritania adalah sebuah negara yang terletak di bagian barat laut Afrika. Pesisirnya menghadap ke Samudra Atlantik, di Antara Sahara Barat di sebelah Utara dan Senegal di Selatan. Di negara itu, perempuan yang dianggap cantik adalah perempuan yang gemuk dan memiliki banyak selulit. Para pria Mauritania lebih tertarik dengan perempuan yang telah bercerai dari pada perempuan yang masih gadis. Makin sering seorang perempuan bercerai, makin gemuk, dan makin berselulit, maka dia makin diminati para pria Mauritania.

Dalam hal ini memberikan pemahaman tentang beliefe system (sistem keyakinan). Orang-orang Mauritania mempunyai sistem keyakinan manusia yang berbeda dari orang-orang pada umumnya. Itu sebabnya perilaku mereka berbeda. Setiap manusia memiliki life script (skenario hidup) masing-masing. Sesungguhnya, kita menjalani hidup ini berdasarkan life script itu.

Pembentukan Keyakinan Manusia Dalam Sikap Pemecah Masalah

Dan skenario hidup yang kita jalani selaras dengan keyakinan manusia yang kita anut. Keyakinan adalah sesuatu yang tertanam dalam diri kita. Tertanam sedikit demi sedikit untuk waktu yang cukup lama, biasanya sejak kita kanak-kanak. Berita baiknya adalah ketika kita lahir, kita tidak memiliki keyakinan sama sekali (belief). Keyakinan adalah sesuatu yang bisa dipelajari, maka keyakinan manusia bisa diubah, diganti, atau dimodifikasi. Proses pembentukan keyakinan manusia hampir sama dengan proses instalasi program software komputer. Jika kalian bisa meng-install sebuah program, sebenarnya kita pun bisa meng-uninstall program tersebut. Walaupun perlu diakui bahwa proses meng-uninstall belief tidak semudah membalikkan tangan.

“Apapun yang Kalian percayai dan yakini sepenuhnya, itu akan menjadi kenyataan.”

Itulah sebuah peraturan yang abadi tentang The Law Of Belief. Kita bertindak berdasarkan apa yang kita percayai, dan yakini, terlepas apakah hal itu benar atau salah. Keyakinan kita menentukan kenyataan hidup kita.

You do not only believe what you see; you rahter see whay you already believe.

Sebenarnya, kita tidak hanya percaya pada apa yang kita lihat, tetapi kita juga melihat apa yang kita percayai. Jika kita melihat bahwa masalah kita tidak dapat diselesaikan, pintu jalan keluar akan tertutup bagi masalah kita. Sebaliknya, Jika Anda melihat bahwa pasti ada jalan keluar untuk setiap masalah yang kalian hadapi, pintu solusi akan terbuka lebar bagi Kalian.

Kalian dapat memiliki keyakinan positif, keyakinan yang membuat hidup kalian gembira, senang, bahagia, dan optimistis dalam mengatasi masalah kalian. Atau Kalian dapat memiliki keyakinan negatif, keyakinan yang membuat hidup kalian sedih, murung, susah, dan pesimistis terhadap masalah yang Kalian hadapi. Klian sulit memiliki hidup yang positif, sementara Kalian meyakini hal negatif. Kalian sulit untuk menyelesaikan masalah, sementara masih berpikir tidak ada jalan keluar dari masalah yang sedang dihadapi. Keyakinan mempunyai kuasa dan pengaruh yang luar biasa dalam kehidupan.

Tidak selalu dapat mendapatkan segala apa yang layak diterima dalam kehidupan dan masalah kita, tetapi kita biasanya mendapatkan tidak lebih dari apa yang kita yakini. Kita menerima apa yang kita yakini. Prinsip ini bekerja dalam hal negatif sekuat dalam hal positif. Keyakinan kita, baik itu positif ataupun negatif, bekerja sama kuatnya untuk menjadi kenyataan dalam hidup kita.

Oleh sebab itu, berhai-hatilah dengan keyakinan Kalian!

Your believe become your toughts. Your thoughts become your word. Your words become your actions, Your actions become your habits. Your habits become your values. Your values become your destiny. “ Mahatma Gandhi

Ornag-orang di Mauritania menjalani hidup selaras dengan keyakinan mereka. Itu sebabnya mereka berikap demikian. Keyakinan Kalian terhadap masalah yang Anda hadapi adalah permal masa depan Kalian.

 

 

Pentingnya Keseimbangan Fungsi Otak Kiri dan Fungsi Otak Kanan Untuk Kehidupan Sehari-hari

Pentingnya Keseimbangan Fungsi Otak Kiri dan Fungsi Otak Kanan Untuk Kehidupan Sehari-hari

Pentingnya Keseimbangan Fungsi Otak Kiri dan Fungsi Bagian Otak Kanan

Otak Kanan merupakan otak sensitivitas, kreativitas, dan otak yang cemerlang. Otak kirilah yang mengekspresikan kecemerlangan dan kreativitas tersebut dalam bentuk pemikiran secara logis. Jika hanya mengandalkan otak kiri, walau bagaimanapun kalian mengasahnya, kemampuan yang unggul tidak akan muncul. Dengan didukung oleh aktivitas otak kanan, maka kerja otak kiri akan dapat beraktifitas lebih baik. (Fungsi otak kanan)(Cara Melatih Fungsi Otak Kanan).

Sampai saat ini, Penididkan yang ada sebelumnya tidak berfokus pada otak kanan. Nyaris semua sistem pendidikan mengarah ke otak kiri yang tergantung pada angka, nilai, dan bahasa, sebagainya. Hampir tidak ada hal yang diketahui dari pendidikan otak kanan yang mengutamakan imajinasi atau suatu citra. Dengan begitu tidak memiliki tujuan men-jejali pengetahuan yang jelas dan tidak sedikit pun membantu untuk mengembangkan intelegensi mereka. Seharusnya sistem pendidikan bertujuan untuk langsung menggerakan aktivitas otak kanan dan menarik kemampuan potensial seseorang.

Hanya dengan menggerakan aktifitas otak kanan, kita tidak akan sukses sekalipun memiliki suatu kreativitas yang luar biasa. Seberapapun cemerlangnya, tanpa kemampuan untuk membuat seseorang mengerti mengenai hal tersebut secara logis, maka ide tersebut sekedar suatu pemikiran saja dan tidak menjadi suatu kreasi yang nyata,

Sangat penting untuk melakukan suatu pendekatan yang mengarah pada pengunaan otak secara menyeluruh. Bimbingan yang mengutamakan pemikiran logis otak kiri dengan pendekatan “do” (melakukan sesuatu). Kita perlu melakukan suatu pendekatan otak kanan yang meliputi kreativitas yang bebas dan juga keterkaitan antara keberadaan diri kita atau dengan daerah tempat kita berada, negara, bumi, dan juga semesta, sebagai suatu kombinasi dan penyesuaian dengan pendekatan otak kiri. Ini merupakan suatu revolusi menuju penggunaan otak secara menyeluruh dan suatu metode pendidikan untuk generasi masa depan.

Setiap Orang Mempunyai “Perlengkapan” Untuk Belajar

Pada masa ini, dengan melakukan kegiatan menghafal baca-bacaan yang diminati, seiring mempengaruhi dengan meningkatnya kualitas otak, berbagai kemampuan juga akan berkembang. Ketika seseorang telah beranjak dewasa, hal-hal ini akan memberikan pengaruh yang baik terhadap cara hidupnya. Mengahfal dan membaca juga merupakan salah satu metode pembelajaran yang sangat efektif.

Otak manusia sejak lahir telah dilengkapi dengan fungsi untuk memproses kata-kata. mengenai hal ini, bahwa pada otak besar manusia terdapat kemampuan untuk mempelajari sesuatu yang diminati atau tidak diminati. Seiring dengan lingkungan, proses pertumbuhan manusia akan membentuk pengetahuan tertentu tergantung dari repetisi sang-pengajar. Singkatnya, asalkan ada lingkungan suatu pembelajaran, seseorang akan secara alami memiliki kemampuan menguasai pembelajarannya. Sesungguhnya manusia tanpa disadari belaajr dalam berbagai kesempatan saat berinteraksi dengan orang lain.

Sel Otak Mengalami Penurunan Ketika Melewati Usia 20 Tahun

Sel Otak Mengalami Penurunan Ketika Melewati Usia 20 Tahun

Sel Otak Mengalami Penurunan Ketika Melewati Usia 20 Tahun.

Penelitian Terhadap Sel Otak Melewati Usia 20 Tahun

Sejarah penelitian terhadap otak baru yang paling kuno ada sekitar 300 tahun yang lalu. Dari sisi kerumitan anatomi tubuh manusia, sampai sekarang pun otak merupakan organ yang paling kompleks. Pada saat baru dilahirkan otak manusia memiliki berat sekitar 400 gram, hampir 10% dari seluruh berat badan. Selama masa pertumbuhan menjadi orang dewasa, otak mengalami perkembangan kira-kira tiga kali lipat.

Laki-laki dewasa berkembang sampai sekitar 1.350 gram, dan perempuan dewasa sampai sekitar 1.250 gram suatu dunia yang kecil. Di dalam otak yang sebesar itu, Korteks serebral saja terdiri dari sekitar 14 milliar. Akan tetapi jumlah sel syaraf otak itu sendiri tidak bertambah. Sel syaraf otak itu telah tersegmentasi dan bertambah selama kita berada di dalam kandungan ibu,  dan ketika dilahirkan sudah dalam jumlah yang sama dengan orang dewasa. Setelah itu, sekalipun manusia mengalami pertumbuhan, namun jumlah sel tidak bertambah.

Sebaliknya, apabila manusia telah melewati usia 20 tahun, sel-sel syaraf otak perlahan-lahan akan mati dan berkurang. Akan tetapi, hanya hipokampus yang setelah mati akan memproduksi sel syaraf yang baru.

Fungsi Hipokampus Penyimpan Memori atau Ingatan

Bentuk hipokampus adalah seperti kuda laut. Hipokampus ini berperan untuk menyimpan dan mengatur informasi dan memori yang didapat berdasarkan pengalaman sekejab. Seperti seorang pustakawan yang bekerja di perpustakaan besar yang disebut otak. Hipokampus berfungsi untuk mengatur informasi yang masuk berdasarkan genre otak dan mengeluarkannya ketika informasi tersebut dibutuhkan.

Orang yang hipokampusnya mengalami reseksi melalui operasi tidak dapat membuat ingatan baru. Memiliki ingatan pendek kira-kira 5 menit, tetapi tanpa dapat membuat ingatan pendek tersebut menjadi jangka menengah dan jangka panjang.

Jumlah sel syaraf otak paling banyak ketika baru lahir, seiring dengan pertambahan usia, sel syaraf otak akan semakin berkurang. Ketika kita melewati usia 20 tahun, beberapa puluh ribu sel otak akan mati dalam satu hari.

Sifat dari Hipokampus Dalam Menyimpan Ingatan

Hanya sel syaraf otak pada hipokampus yang terus berproduksi. Jika kita mengatakan bahwa sel tersebut pasti dapat digunakan, hal tersebut karena syaraf sel otak baru pada hipokampus yang diproduksi jumlahnya melebihi syaraf sel otak yang mati. Hipokampus tidak serta merta menyimpan memori, semakin banyak sel sayaraf pada hipokampus, semakin banyak informasi yang dapat diproses. Oleh karena itu, keterbatasan kekuatan memori sel otak bukan hanya masalah faktor pertamabahan usia.

Dalam rentang usia 20 tahun sampai dengan usia lanjut, dengan bberat sekitar 30 gram, setiap harinya 30.000 sampai 50.000 jumlah sel otak akan mati. Sel tibuh biasanya setelah bermetabolisme sedikit demi sedikit akan lahir kembali, namun hanya sel otak yang setelah memasuki usia 65 tahun, 1/10 dari jumlah keseluruhannya akan mati.

Pentingnya Untuk Tidur

Akan tetapi satu hal yang menjadi masalah adalah tidak seperti sel tubuh lainnya, sel syaraf otak tidak dapat menjaga hidupnya hanya dengan mengambil gizi dan oksigen dari makanan. Tetapi hal lain yang diperlukan adalah tidur.

Misalnya sekalipun Napoleon yang dikatakan hanya tidur 3 jam dalam 1 hari, tetap membutuhkan tidur. hal ini dapat dibuktikan dengan pengalaman gangguan tidur yang dialami oleh pasukan khusus Amerika Green Bell. Pasukan Green Bll ini dikatakan sebagai kelompok tentara yang paling tangguh di seluruh dunia. Akan tetapi ketika para tentara dengan jiwa yang kuat tersebut tidak diperbolehkan tidur, maka mencata hampir semua tentara kondisinya mengalami penurunan dalam waktu 72 jam, dan tentara yang bertahan sampai 96 jam masuk ke dalam ambang kegilaan.

Dengan begitu dalam cerita tersebut, dapat mengerti bahwa sel syaraf otak akan melemah dengan kurangnya tidur.

 

 

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: