Ketahui Bahwa Ilmu Pengetahuan Tidak Ada Yang Namanya Juara Satu

Ketahui Bahwa Ilmu Pengetahuan Tidak Ada Yang Namanya Juara Satu

Ketahui Bahwa Ilmu Pengetahuan Tidak Ada Yang Namnya Juara Satu

Ketahui Bahwa Ilmu Pengetahuan Tidak Ada Yang Namnya Juara Satu

 

 

Ketahui Bahwa Ilmu Pengetahuan Tidak Ada Yang Namnya Juara Satu

Ketahui Bahwa Ilmu Pengetahuan Tidak Ada Yang Namnya Juara Satu – pendapatkita.com – Berbanggalah dengan apa yang anda kerjakan. Orang harus bangga pada apa yang dikerjakannya, betapapun tidak populernya bidang ilmu atau pekerjaan yang digelutinya dari waktu ke waktu. Jangan pernah berpikir bahwa “ilmu yang aku tekuni ini tidak berarti” atau “pekerjaanku ini adalah pekerjaan yang rendah dan tidak punya nilai”.

Dalam ilmu belah diri ada namnya isitilah “duel:, yaitu pertarungan antara dua orang jago kelahi untuk menentukan siapa yang lebih hebat. Jaman dahulu, jika telah berduel. Tidak ada yang namanya juara dua, karena ketika sudah berduel pasti salah satunya akan mati sebab itu yang ada hanyalah juara pertama.

Tetapi sekarang, dalam ilmu pengetahuan yang mengandalkan kepintaran kemampuan intelek, otak bukan otot yang biasanya dilakukan atau diungkapkan dengan cara disimpan dalam tulsan tidak ada juara satu mengapa?

kehidupan ini terdiri dari berbagai macam aspek termasuk berbagai macam ilmu pengetahuan. Tidak mungkin bahwa seseorang menguasai semua aspek kehidupan. Dengan kata lain, kehidupan ini terlampai besar dan kompleks untuk dapat dikuasai oleh diri satu manusia.

Oleh karena itu, umat manusia semua bersatu supaya secara bersama-sama, dan dengan kebersamaannya tersebut dapat “memuat” kehidupan. Apalagi bersatu untuk mendapatkan ilmu pengetahuan yang kompleks,

Itu artinya bahwa satu aspek kehidupan haruslah didukung terhadap satu aspek kehidupan yang lainnya. Dalam arti yang satu membutuhkan orang lain. Tidak ada yang terbaik atau terhebat. Semuanya baik dan semuanya hebat.

Seseorang sehebat Einstein dibidang sains, Shakespeare di bidang sastra, dan Michealangelo dibidang seni rupa tetap membutuhkan individu-individu lain. Semasa hidup dan jayanya, Einstein belajar dari ilmuwan pendahulunya dan juga ilmuwan dari bidang lain, Shakespare membaca buku-buku para sejarahwan yang hidup sebelum dia dan dari situ mendapat ilham untuk menulis karya-karya utamanya seperti Rome and Juliet, Machbet, Julius Caesar.  Sementara Michealangelo harus belajar pada para empu seni lukis dan patung yang lebih senior, terutama yang mengajar,s ebelum ia sendiri menjadi seorang seniman besar.

Dengan kata lain, ketiga tokoh dunia itu tidak dilahirkan sebagai “dewa”. Mereka mulai dari anak tangga yang paling bawah. Dalam proses perkembangan mereka menjadi “orang besar” , mereka didukung oleh sekian banyak orang lain. Jadi, dalam kebesaran mereka terkandung jasa selamanya.

Oleh karena itu, mereka tidak bisa mengklaim bahwa mereka murni nomor satu.

Juga dalam bidang ilmu pengetahuan, tidak ada yang nomor satu. Karena begitu banyaknya hal-hal yang begitu komplek di dunia ini yang mustahi hanya sesorang bisa menguasi segala kemampuan pengetahuan itu,

Oleh karena itu, bukalah jendela pikiran kalian, yang akan menyadarkan bahwa untuk juga melakukan sesuatu dibutuhkannya kemampuan orang lain yang  lebih senior untuk belajar, Seperti apa yang dilakukan oleh para “dewa” pengetahuan tiga tokoh diatas. Belajarlah dari yang sudah berpengalaman sebelumnya.

Karena itu hadirlah platform para entrepreneur muda melalui pendapatkita.com mereka bisa belajar untuk menjadi tokoh-tokoh hebat selanjutnya. Karena disini adalah komunitas untuk belajar yang bermanfaat memberikan kemampuan yang diperlukan untuk saling melengkap sesama entrepreneur muda yang ingin sukses.

Ketahui Jalan Pikiran Orang Sukses Dari Filsuf Yunani

Ketahui Jalan Pikiran Orang Sukses Dari Filsuf Yunani

Pahami jalan pikiran orang sukses

Untuk bisa mengetahui bagaimana jalan pikiran orang sukses, ada suatu cerita dari seorang pemikir terkenal berasal dari Yunani. Cerita ini adalah awal dari pemikir hebat bernama Demosthenes, salah satu seorang Orator terhebat di dunia. Seorang yang gagap, kecil perwatakannya, dan pemalu tetapi Demosthenes dengan caranya sendiri menunjukan pada dunia ia bisa menajdi seorang orator hebat di dunia.

Cerita Tentang Demosthenes

Pahami Jalan Pikiran Orang Sukses

Pada zaman Yunani kuno (abad ke-3 SM) hiduplah seseorang yang bernama Demosthenes di kota Athena. Orang yang perawatakannya kecil, pemalu, dan gagap ini ingin menjadi ahli pidato (orator). Tentu saja orang-orang menertawakannya, tetapi ia serius. Ia tidak gentar mendengar pendapat umum yang mengatakan bahwa orang macam dia tidak akan pernah bisa menjadi orator.

Ia lalu mulai mendisiplinkan diri dan berlatih esktra-keras untuk mencapai cita-citanya dan membuktikan bahwa pendapat umum tidak selalu benar. Untuk memperkeras suaranya, dia berlatih di tepi pantai. Dia berteriak-teriak menyaingi gemuruhnya deburan ombak. Untuk melatih pernapasannya, dia berlari-lari ke atas bukit sambil berbicara sendiri.

Untuk menyusun pidatonya, ia pergi ke gua yang sepi. Setelah pidatonya tersusun, ia menghafalkannya dan kemudian mengucapkan kata demi kata dengan lafal yang jelas.

Setelah beberapa tahun. Demosthenes menyepi untuk menggembleng diri, ia kembali ke tengah masyarakat. Pada saat ia mau mulai pidatonya yang pertama, orang-orang menertawakannya.

Mereka masih ingat siapa Demosthenes; seorang laki-laki kecil, pemalu, dan gagap. Tetapi, setelah kalimat pertama meluncur dengan lancar, lalu kalimat kedua, dan kemudian yang ketiga, keempat, dan seterusnya. Orang-orang ini mulai terpana. Baik cara ia menyampaikan maupun isi pidatonya begitu bagus sehingga sangat memukau pendengarnya. Akhirnya, orang-orang percaya bahwa Demosthenes memang seorang orator yang hebat.

Saya Sukses Karena Melakukannya Dengan Jalan Pikiran Saya Sendiri

Pahami arti sukses bagi entrepreneur muda

Mimpi dan suatu keinginan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dari dalam diri manusia. walaupun jalan pikiran orang sukses berbeda-beda, tetapi Karena dua hal itu merupakan kendali sehingga membuat seseorang  bisa ber-tekat untuk mencapainya. Tidak bisa orang lain meng-intervensi mimpi dan keinginan seseorang atas hidupnya. Karena ada hasrat dan tekad tersebutlah seseorang terkadang berani keluar dari jalan pikiran kebanyakan orang. Dirinya Percaya jalan pikirannyalah yang membuat dirinya sukses.

Inilah yang disebut sebagai kategori orang “think for himself”. Berpikir sendiri.

Artinya, ia tidak melakukan apa yang menurut orang lain baik untuk dilakukan, tetapi apa yang menurut dia sendiri baik dilakukan demi kemajuan atau perkembangan pribadinya.

Demosthenes tidak percaya pada pendapat umum. Ia tidak membiarkan orang lain dapat mempengaruhi tekadnya untuk menjadi seorang pidato terhebat, yang sampai karya-karyanya sekarnag dipakai untuk mempelajari ilmu orasi.

Berhasil atau tidak sebagian besar terletak pada perjuangannya sendiri, bukan pada pendapat atau penilaian orang lain.

Kita sering harus menutup telinga dan mata pada penilaian orang. Kalau kita berpikir bahwa kita bisa melakukan atau menjadi sesuatu karena kita punya potensi untuk mencapai mimpi itu.

Meskipun sedikit, kita harus berani berjuang untuk mewujudkannya, seperti Demosthenes Sang Orator.

pahami jalan pikiran orang sukses

Pahami Kata Kunci Sukses Bagi Entrepreneur Muda

Pahami Kata Kunci Sukses Bagi Entrepreneur Muda

pahami kata sukses bagi entrepreneur muda.

Refrensi : Berpikir dan Bertindak Positif

Pengertian Makna Kata Sukses bagi entrepreneur muda

sukses bagi entrepreneur muda memiliki makna yang begitu dalam. Pengartian kata dan makna memiliki arti tersendiri memahami makna sukses itu. Kata “sukses” diambil dari bahasa Inggris. Dalam bahasa Inggris, nomina “success” amat dekat hubungannya dengan verba “suceed”.

Menurut kamus The American Heritage Dictionary of the English Language – Kamus yang mempunyai wibawa tersendiri di kalangan cendikiawan Amerika –

Kata “suceed” memiliki beberapa penjelasan yang dapat dilihat. antara lain : pertama, kata “suceed” lebih kurang berarti “mengikuti” atau “mengganti kedudukan seseorang.”. Kedua adalah ” mencapai sesuatu y ang diinginkan atau dikehendaki.”

Nomina “suceed” di dalam kamus The American Heritage Dictionary of the English Language terdapat beberapa penjelasan juga. Yang perlu diperhatikan adalah : “the achievement of something desired, planned, or attemted” (” pencapaian sesuatu prestasi yang diinginkan, direncanakan, atau dicoba”); dan “the gaining of fame or prosperity” ( “pencapaian kemakmuran “).

Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa “sukses” terutama berhubungan dengan “pencapaian” ( Inggris : “achievment” atau “accomplishment” ; Belanda: “prestatie”), dan tidak dengan “kekayaan” atau “jabatan yang baik”.

Kategori Orang SUKSES yang Benar

Memang nomina “succes” mempunyai makna “kemasyhuran dan kemakmuran (kekayaan)’. Tetapi, ini diletakkan sesudah makna “pencapaian”. Sayangnya, banyak anggota masyarakat kita sudah terlanjur berpikiran salah.

Banyak yang menyamakan “sukes” dengan “kekayaan materi” atau “jabatan yang tinggi”. Kalu ada orang yang kaya raya dan/atau jabatan tinggi maka belum tentu bisa dikatakan sebagai orang sukses, sebab tergantung bagaimana kekayaan atau kedudukan itu diraihnya.

Jika kekayaan atau kedudukan itu diraih dengan kerja keras yang menghasilkan prestasi yang gemilang (seperti yang ditunjukkan oleh Bill Gates, si “Raja Software Komputer” dari Amerika Serikat) , kita bisa mengatakan bahwa dia merupakan orang yang sukses.

Namun jika kekayaan dan/atau kedudukan adalah hail dari eksploitasi terhadap sesama kolusi, korupsi, atau manipulasi maka tidaklah pantas disebut sebagai orang yang sukses.

Kategori High Achiever dan Peak Performer

“sukses” juga berhubungan dengan prestasi. Orang yang sukses atau berhasil adalah orang yang sangat berprestasi (dalam arti: prestasinya sangat bernilai atau menonjol) atau orang yang banyak mempunyai prestasi (sangat mungkin tidak hanya di satu bidang tetapi bisa juga dalam banyak bidang).

Ada istilah untuk orang semacam ini, disebut “high achiever” ( orang yang sangat berprestasi) atau “peak performer” (orang yang berada di puncak kinerjanya).

sangatlah mungkin seorang “high achiever/ peak performer” hidup sederhana dan tidak kaya.

Bisa jadi juga seorang yang kaya raya, kekayaannya tersebut berasal dari warisan orang tuanya. Namun tidak tutup kemungkinan juga seorang yang sangat berprestasi, tetapi sekaligus uga sangat kaya. Bill Gates bisa disebut sebagai contoh.

Bahwa orang yang sukses atau seorang “high achiever/peak performer”  bisa saja hidup dalam kesederhanaan (seperti cerita van Gogh). Yang dipakai sebagai tolok ukurnya bukan banyak atau sedikitnya prestasi yang ia miliki. Tetapi kesuksesan tidak terletak pada kekayannya, tetapi pada prestasinya menciptakan sesuatu yang sangat mengagumkan.

Orang yang sukses harus mempunyai prestasi (achievment) yang berguna bagi sesamanya. Dan, untuk mencapai prestasi tersebut, kita harus berjuang dan bertindak sebaik mungkin. Seperti bisa ber- komitmen dan bisa menjadi pemecah masalah.

Untuk menjadi sukses entrepreneur muda haruslah memiliki suatu prestasi yang dibuat dan diciptakan untuk sesamanya. Sama halnya seperti Bill Gates atau orang sukses lainnya yang bisa menciptakan prestasinya sendiri.

sukses bagi entrepreneur muda

Manfaat Berpikir Rasional Bagi Entrepreneur Muda

Manfaat Berpikir Rasional Bagi Entrepreneur Muda

Manfaat berpikir rasional bagi entrepreneur muda.

Refrensi : Problem Solving and Decision Making For Improvement

Ada banyak manfaat yang kita dapatkan, apabila kita memperlakukan berpikir rasional sebagai proses-serangkaian langkah yang bisa didefinisikan, diterapkan, dan diulang, yang akan menghasilkan kesimpulan yang bermutu. Beberapa diantaranya adalah :

Manfaat Berpikir Rasional Bagi Entrepreneur Muda Mengurangi Ketergantungan Pada Pengalaman atau Naluri Belaka,

Pengalaman adalah guru yang baik,namun, dalam dunia yang berubah dengan amat cepat inim pengalaman memiliki keterbatasan. Apa yang kita ketahui menjadi kedaluwarsa terlalu cepat, sehingga kita tidak bisa mengandalkan hanya pengalaman atau pengetahuan. Tidak jarang, kita pikir kita sudah pernah berada dalam suatu situasi sebelumnya, dan kita dengan gegabah akan mengambil kesimpulan yang sama. Namun, pemerikasaan lebih saksama dan teliti, mungkin, mungkin akan mengungkap perbedaan antara situasi di masa sekarang, dengan masa lalu.

Solusi lama tidak selalu cocok untuk situasi baru. Riset menunjukan bahwa hubungan antara keyakinan seseorang terhadap ketepatan jawaban untuk persoalan yang sulit, dengan jawaban itu sendiri, sangat kecil. Pengambil kesimpulan yang dilakukan tanpa proses berpikir kerap kita rujuk sebagai “Naluri”.

Selain itu, orang-orang, sering kali, diharuskan bekerja sama untuk menemukan solusi, atau menghasilkan suatu kesimpulan. Namun, tidak semua orang datang dengan pengalaman yang sama. Langkah-langkaj dalam berpikir rasional membantu kita menyortir pendapat yang berbeda dan mempertimbangkan hanya informasi serta variabel yang relevan.

Manfaat Berpikir Rasional Bagi Entrepreneur Muda: Membantu mempelajari kemampuan baru.

Contoh dari pernyataan tersebut bisa dilihat dari seseorang yang belajar melakukan servis permainan bulu tangkis. Ketika pelatih mengajarkan seseorang untuk membuat servis, dia, biasanya, mengajarkan hal itu per tahapan, misalnya, pemosisian kaki, melempar shuttlecock, dan menggerakkan raket. Setiap elemen ini bisa diperhatikan dan dilatih secara individual, maupun keseluruhan. Setelah setiap elemen diterapkan secara benar saat dilakukan bersamaan, maka proses belajar sudah lengkap.

Proses yang sama berlaku juga untuk berpikir. Seperti mempelajari kemampuan baru, kita bisa membagi keterampilan memecahkan masalah menjadi elemen-elemen yang lebih kecil, dan belajar menguasainya satu per satu. Dengan begitu, kita meningkatkan kemampuan berpikir, serta membantu orang lain meningkatkan kemampuan mereka.

Manfaat Berpikir Rasional Bagi Entrepreneur Muda: Membuat Proses Berpikir Menjadi Konkret

Kecuali kita tahu proses pengambilan kesimpulan seseorang, kita hanya bisa mengkritik jawaban atau kesimpulan yang dicapainya. Namun, apabila kita bisa memecah proses berpikir menjadi beberapa tahapan, dan melihatnya sebagai suatu konsep konkret, kita dapat mengkritik baik proses berpikir kita sendiri, maupun orang lain.

Seorang guru matematika sering meminta murid-murinya untuk menunjukan hasil kerja mereka. Jika yang dipentingkan adalah jawabannya, pekerjaan (atau proses) yang telah dilakukan menjadi tidak relevan. Memperlihatkan hasil kerja murid membuat guru (juga murid itu) melihat apabila ada kesalahan. Apakah simurid salah mengerti konsep yang diajarkan, atau sekedar salah menuliskan rumusnya? DI bagian mana, apakah di konsep maupun rumusnya, yang memerlukan ketelitian ekstra dari si murid? Apakah kesalahan ini menunjukkan perlunya penyampaian ulang dari pelajaran?

Manfaat Berpikir Rasional Bagi Entrepreneur Muda : Mengingat Proses Berpikir Rasioan Adalah Sama – Selepas Dari Konten Yang diperlukan Setiap Situasi-

Kita bisa menerapkan proses itu dalam setiap situasi, meskipun konten permasalahannya sama sekali berbeda, atau belum pernah kita alami. Berpikir rasional membantu kita membuat keputusan di tengah kondisi yang sama sekali baru, dengan menyediakan langkah-langkah pengumpulan dan pengolahan informasi.

Manfaat Berpikir Rasional Bagi Entrepreneur Muda : Menerapkan Proses Dalam Situasi yang Barum Atau Tidak Dikenal.

Apabila kita memiliki proses berpikir, kita akan dapat mengulang proses yang sama dalam sitasi lain. Jika kita tidak sadar akan  apa yang kita lakukan, atau bagaimana kita melakukannya, maka kecil kemungkinannya kita mengulang keberhasilan sebelumnya. Hal sebaliknya akan terjadi apabila kita terus dengan sadar membuat penyesuaian dalam proses berpikir, dan selalu memasukan elemen-elemen kunci dalam proses tersebut.

Manfaat Berpikir Rasional Bagi Entrepreneur Muda : Memabantu Orang Lain Meningkatkan Kemampuan Berpikir.

Saat kita melihat sebagai suatu proses maka kita dapat mengajarkan orang lain cara meningkatkan kemampuan berpikir mereka sendiri. Sebelumnya, kita mengira kemampuan berpikir adalah kualitas bawaan, seseorang adalah pembuat keputusan yang baik, atau bukan sama sekali. Sekarang, kita tahu hal itu tidak benar. Kita bisa menolong orang lain meningkatkan kemampuan berpikir mereka, dengan mengarjkan proses uamh perlu dilakukan.

Kita bisa meningkatkan kemampuan berpikir orang lain dengan melatih mereka menerapkan langkah yang dibutuhkan dalam hal berpikir rasional.

Manfaat berpikir rasional bagi entrepreneur muda sangatlah penting karena berpikir rasional membentuk pemikiran-pemikiran menyerap proses ke dalam setiap situasi, sehingga di saat dihadapapkan pada suatu masalah maka pikiran rasional membuat keputusan di tengah kondisi, sehingga menyediakan langkah-langkah realistis menghasilkan kesimpulan sempurna berupa keputusan untuk menjadikan pemecah maslaah.

Sikap Senantiasa Belajar Membawa Keputusan yang Berbobot

Sikap Senantiasa Belajar Membawa Keputusan yang Berbobot

Senantiasa belajar membawa keputusan yang berbobot.

 

Tidak ada seorang pun yang telah mencapai kesuksesan yang belum pernah bertemu dengan suatu masalah. Tidak ada seorang penemu di dunia ini  yang belum pernah mengalami masalah dalam percobaannya.

Thomas Edison gagal lebih dari sepuluh ribu kali dalam percobaannya sebelum menemukan jalan keluar yang tepat untuk bola lampu temuannya. Suchiro Honda gagal berkali-kali sebelum menemukan sepeda motornya yang kini merajai jalanan di berbagai penjuru dunia. Mereka sukses karena mereka senantiasa belajar mengatasi masalah. Dari cara inilah, senantiasa belajar membawa keputusan yang berbobot.

Karena dengan gagal berkali-kali kita semua belajar untuk tidak mengulangi kesalahan yang telah di lakukan, dan mencoba dan terus membuat agar usaha selanjutnya lebih baik lagi. Karena telah melihat kesalahan membawa kegagalan sebelumnya dari situ belajar untuk tidak mengulangi kembali. senantiasa belajar membawa keputusan yang berbobot. Itulah arti sesungguhnya.

Memang pada umumnya masalah itu menyatikan pada awalnya. Tapi, bukan berarti masalah itu buruk bagi kita, kecuali kita menerima masalah sebagai kekalahan dan menghentikan langkah kita. Menurut Napoleon Hill, Masalah adalah satu bahasa yang digunakan oleh alam untuk berbicara kepada makhluk hidupnya untuk menunjukkan peluang. Dengan masalah kita menjadi rendah hati sehingga dapat memperoleh kebijaksanaan dan pengertian.

Kita harus menyadari bahwa titik balik ketika kita mulai mencapai kesuksesan, biasanya ditandai oleh suatu bentuk masalah.

Jangan taku menghadapi maslaah! apa pun bentuk masalah kita, besar atau kecil, percayalah ada pelajaran yang dapat kita ambil dari semua itu agar kita menjadi lebih dewasa dan bijaksana. Jangan anggap masalah sebagai batu sangnungan, tapi jadikan masalah sebgai kesempatan belajar untuk mengasah cara, metode, da proses berpikir kira.

Pemecah masalah dan pengambil keputusan bukanlah sebuah bakat yang tidak bisa dipelajari yang dimiliki oleh segelintir orang tertentu saja. Ini adalah soal kebiasaan proses berpikir rasional. Semua orang bisa menjadi pemecah masalah dan pengambil keputusan yang berbobot, Jika saja kita mau belajar mengembangkan keterampilan, sika dan proses berpikir rasional yang tepat. Tanpa sikap dan ptoses berpikir rasional seorang pemecah masalah, kita tidak akan mampu melihat peluang, kesempatan, dan jalan keluar setiap masalah. Dengan memiliki sikap dan proses berpikir rasional yang tepat, tentu akan memberikan hasil yang tepat pula.

Karena itu membahas mengenai berpikir rasional sebagai prosesm yaitu serangkaian tahapan yang dipraktikan, diulangi, dan dilakukan untuk mecapai hasil yang kita inginkan. Adalah sesuatu yang harus dimengerti dan dipelajari sehingga dalam proses berpikir dalam memecahkan persoalan bisa dengan menggunakan berpikir rasional.

Sikap Komitmen Mendatangkan Keajaiban

Sikap Komitmen Mendatangkan Keajaiban

sikap komitmen. Pernahkah bukan kalian dalam medapati suatu rapat dengan klien atau kolega kerja, sering mendapatkan perkataan, ” Jika bapak dan ibu sudah mengambil keputusan untuk menerapkan sebuah sistem, mari lakukan dengan sungguh-sungguh, lakukan dengan penuh komitmen. Tanpa komitmen maka mustahil sistem yang sedang kita terapkan ini bisa membuahkan hasil seperti yang diharapkan.”

Lalu bagaimanakah cara untuk menumbuhkan sikap komitmen pada setiap orang untuk bisa menerapkan sebuah sistem dengan bersungguh-sungguh sehinggah bisa membuahkan hasil seperti yang diharapkan?

Seperti yang telah dibahas dalam sikap seorang pemecah masalah, adanya sikap tenang, sikap keyakinan,dan sikap proaktif  berhubungan erat dengan prinsip komitmen. Hubungan tersebut adalah Komitmen adalah sebuah keputusan, bukan proses. Jika setelah seseorang mengambil suatu keputusan dan betul-betul yakin keputusan tersebutlah yang paling baik untuk bisa mememecahkan suatu masalah, maka komitmenlah yang menjadi dasar pengeksekusian keputusan tersebut. Jadi kalau sudah mengambil suatu keputusan itu, mari dilakukan dengan sungguh-sungguh. Kalau tidak ada komitmen, mungkin lebih baik sistem tidak dijalankan, dari pada jalannya setengah-setengah. Sudah buang-buang waktu, tenaga, uang, dan lain-lain, tapi tidak ada hasilnya karena tidak ada komitmen.

“Most people who fail in their dreams, fail not from lack of ability but from lack of commitment.”

Apa yang diucapkan banyak orang hanya tentnag mimpi dan mimpi, tetapi justru yang menjatuhkan dari mimpi itu bukanlah kemampuan yang dimiliki dari orang tersebut tetapi justru jatuhnya karena tidak ada komitmen. Kebanyakan orang gagal meraih mimpi-mimpi mereka, bukan karena mereka tidak memiliki kemampuan untuk mencapainya, tetapi karena tidak memiliki komtimen.

Oleh sebab itu, mendorong dan menantang untuk melakukan segala usaha dan sesuatu dengan penuh komitmen, dengan sepenuh hati, dan dengan dedikasi tinggi, apapun yang anda lakukan dalam mengatasi permasalahan. Salah satu jalan yang terbaik adalah dengan memberikan yang terbaik dengan penuh komitmen, maka anda akan melihat ada keajaiban yang terjadi dalam hidup. Berikan yang terbaik yang dimiliki ke dunia ini dan yang terbaik akan kembali datang ke dalam hidup kalian.

Seperti kata seorang penulis terkenal Amerika, Helen Keller, “Ketika kalian selalu melakukan yang terbaik yang anda mampu lakukan dengan penuh komitmen akan ada keajaiban yang datang kedalam hidup anda.”

Jadi terulah lakukan yang terbaik dengan penuh komitmen untuk menyelesaikan permasalahan, dan lihatlah akan ada keajaiban yang terjadi dalam hidup Kalian !

Sikap Tenang Dalam Menghadapi Masalah Bagi Anak Muda

Sikap Tenang Dalam Menghadapi Masalah Bagi Anak Muda

sikap tenang dalam menghadapi masalah.

Sumber: Problem solving and decision making for improvement

Setiap orang tidak akan lepas dari masalah. Secara sederhana, masalah dapat diartikan tidak sesuainya antara harapan dan kenyataan. Jika suatu permasalahaan mendatangi kita, tentu saja kita akan berusaha menyelesaikan secepat mungin. Namun, bagaimana jika masalah yang datang itu begitu sulit dan kita belum menemukan solusinya? Apakah yang sebaiknya kita lakukan?

Ada suatu kisah inspirasi. Kisahnya sebagai berikut :

Suatu saat seorang tukang kayu sedang asyik bekerja. Secara tak sengaja arlojinya jatuh dan terbenam ke dalam tingginya tumpukan serbuk kayu. Arloji tersebut merupakan hadiah dari seorang sahabatnya, dan telah lama dipakainya. Karena begitu menyukai arloji tersebut, ia pun berusaha untuk menemukannya kembali.

Sambil mengeluhkan keteledorannya, tuka kayu tersebut membongkar tumpukan serbuk kayu. Teman-temannya ikut pula membantu menemukan arloji tersebut. Namun, setelah membolak-balik tumpukan serbuk kayu tersebut, arloji tersebut belum juga ditemukan.

Ketika jam istirahat tiba, semua pekerja pergi meninggalkan bengkel tersebut untuk makan siang. Tukang kayu yang kehilangan arloji tersebut, dengan lesu juga meninggalkan bengkel. Saati itulah datanglah seornag anak mendekati tumpukan serbuk kayu tersebut. Rupanya sudah sejak tadi ia memperhatikan mereka mencari arloji yang jatuh ditumpukan serbuk kayu. Anak itu lalu berjongkok dan mulai mencarinya. Tak berapa lama kemudian, ia berhasil menemukan arloji tersebut. Anak itu kemudian menyerahkan arloji tersebut kepada tukang kayu.

Alangkah gembiranya si tukang kayu karena arloji kesayangannya ditemukan kembali. Ia berterima kasih kepada anak tersebut dan bertanya bagimana ia bisa menemukannya. Padahal sebelumnya banyak orang yang membongkar serbuk kayu tersebut. Anak itu pun menjawab: ” Saya hanya duduk tenang di lantai. Dalam keheningan itu saya bisa mendengar bunyi ‘tik-tak’-‘tik-tak’. Dengan begitu, saya tahu dimana arloji itu berada.

Ketika sedang mendapatkan masalah, kita ingin masalah itu cepat selesai Tidak seorang pun ingin masalahnya berlarut-larut yang pada gilirannya dapat menghambat aktivitas. Namun, kerap ketika masalah itu datang, kita belum memiliki jalan keluarnya. Hal ini terjadi karena peliknya masalah yang dihadapi.

Seorang filsuf Chima pernah berucap, “Ketenangan meruakan sumber kekuatan yang luar biasa”. Dalam suasana yang tenang dan nyaman, otak kita akan mampu berpikir dengan baik. Ketenangan memberikan kekuatan bagi otak untuk bekerja dengan baik. Berbagai alternatif untuk memecahkan masalah yang pelik tersebut, akan muncul dengan sendirinya dalam pikiran kita. Layaknya detak arloji yang terdengan di keheningan.

Oleh sebab itu ketika kehilangan akal dalam menghadapi suatu persoalan maka tetaplah tenang. Sikap tenang dalam menghadapi masalah sangatlah penting. Alih-alih mengambil keputusan dan tindakan yang tergesa-gesa tidaklah bagus, Lebih baik tenangkan pikiran terlebih dahulu. Pikiran dengan saksama langkah-langkah yang harus diambil. Berpikirlah rasional. Dengan demikian, pikiran akan memberikan jalan keluar yang efektif. Saat itulah waktu yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan.


Sikap Keyakinan dalam Pengambil Keputusan Untuk Pemecah Masalah

Sikap Keyakinan dalam Pengambil Keputusan Untuk Pemecah Masalah

Sikap Keyakinan Dalam Pengambil Keputusan dan Pemecah Masalah

Apakah kalian semua mengenal suatu budaya di Negara Mauritania? Mauritania adalah sebuah negara yang terletak di bagian barat laut Afrika. Pesisirnya menghadap ke Samudra Atlantik, di Antara Sahara Barat di sebelah Utara dan Senegal di Selatan. Di negara itu, perempuan yang dianggap cantik adalah perempuan yang gemuk dan memiliki banyak selulit. Para pria Mauritania lebih tertarik dengan perempuan yang telah bercerai dari pada perempuan yang masih gadis. Makin sering seorang perempuan bercerai, makin gemuk, dan makin berselulit, maka dia makin diminati para pria Mauritania.

Dalam hal ini memberikan pemahaman tentang beliefe system (sistem keyakinan). Orang-orang Mauritania mempunyai sistem keyakinan manusia yang berbeda dari orang-orang pada umumnya. Itu sebabnya perilaku mereka berbeda. Setiap manusia memiliki life script (skenario hidup) masing-masing. Sesungguhnya, kita menjalani hidup ini berdasarkan life script itu.

Pembentukan Keyakinan Manusia Dalam Sikap Pemecah Masalah

Dan skenario hidup yang kita jalani selaras dengan keyakinan manusia yang kita anut. Keyakinan adalah sesuatu yang tertanam dalam diri kita. Tertanam sedikit demi sedikit untuk waktu yang cukup lama, biasanya sejak kita kanak-kanak. Berita baiknya adalah ketika kita lahir, kita tidak memiliki keyakinan sama sekali (belief). Keyakinan adalah sesuatu yang bisa dipelajari, maka keyakinan manusia bisa diubah, diganti, atau dimodifikasi. Proses pembentukan keyakinan manusia hampir sama dengan proses instalasi program software komputer. Jika kalian bisa meng-install sebuah program, sebenarnya kita pun bisa meng-uninstall program tersebut. Walaupun perlu diakui bahwa proses meng-uninstall belief tidak semudah membalikkan tangan.

“Apapun yang Kalian percayai dan yakini sepenuhnya, itu akan menjadi kenyataan.”

Itulah sebuah peraturan yang abadi tentang The Law Of Belief. Kita bertindak berdasarkan apa yang kita percayai, dan yakini, terlepas apakah hal itu benar atau salah. Keyakinan kita menentukan kenyataan hidup kita.

You do not only believe what you see; you rahter see whay you already believe.

Sebenarnya, kita tidak hanya percaya pada apa yang kita lihat, tetapi kita juga melihat apa yang kita percayai. Jika kita melihat bahwa masalah kita tidak dapat diselesaikan, pintu jalan keluar akan tertutup bagi masalah kita. Sebaliknya, Jika Anda melihat bahwa pasti ada jalan keluar untuk setiap masalah yang kalian hadapi, pintu solusi akan terbuka lebar bagi Kalian.

Kalian dapat memiliki keyakinan positif, keyakinan yang membuat hidup kalian gembira, senang, bahagia, dan optimistis dalam mengatasi masalah kalian. Atau Kalian dapat memiliki keyakinan negatif, keyakinan yang membuat hidup kalian sedih, murung, susah, dan pesimistis terhadap masalah yang Kalian hadapi. Klian sulit memiliki hidup yang positif, sementara Kalian meyakini hal negatif. Kalian sulit untuk menyelesaikan masalah, sementara masih berpikir tidak ada jalan keluar dari masalah yang sedang dihadapi. Keyakinan mempunyai kuasa dan pengaruh yang luar biasa dalam kehidupan.

Tidak selalu dapat mendapatkan segala apa yang layak diterima dalam kehidupan dan masalah kita, tetapi kita biasanya mendapatkan tidak lebih dari apa yang kita yakini. Kita menerima apa yang kita yakini. Prinsip ini bekerja dalam hal negatif sekuat dalam hal positif. Keyakinan kita, baik itu positif ataupun negatif, bekerja sama kuatnya untuk menjadi kenyataan dalam hidup kita.

Oleh sebab itu, berhai-hatilah dengan keyakinan Kalian!

Your believe become your toughts. Your thoughts become your word. Your words become your actions, Your actions become your habits. Your habits become your values. Your values become your destiny. “ Mahatma Gandhi

Ornag-orang di Mauritania menjalani hidup selaras dengan keyakinan mereka. Itu sebabnya mereka berikap demikian. Keyakinan Kalian terhadap masalah yang Anda hadapi adalah permal masa depan Kalian.

 

 

Pendidikan yang Menerapkan “Whole Brain” Penting Untuk Entrepreneur Muda

Pendidikan yang Menerapkan “Whole Brain” Penting Untuk Entrepreneur Muda

Pendidikan yang Menerapkan Whole Brain

Pendidikan merupakan suatu tema yang penting dalam perkembangan manusia. Penidikan yang sesungguhnya menghasilkan pembelajaran pada kedua pihak, baik dari pihak yang mengajar maupun yang belajar. Akan tetapi, pendidikan masa kini menjadi suatu hal yang sangat memihak. Untuk memperbaiki kecenderungan tersebut dan untuk mengembangkan potensi seseorang yang sesungguhnya, pendekatan orak secara keseluruhan sangatlah penting. Karena untuk membuka potensi manusia yang tak terbatas sangat diperlukan pendidikan yang tepat.

Goal dari sebuah pendidikan

Dalam otak manusia, terdapat suatu potensi yang tidak terukur. Kemampuan ini tidak dapat disamai oleh super komputer sekalipun. Otak pada dasarnya adalah suatu perangkat keras (hardware). Dengan memasang perangkat lunak (software) yang tepat maka kemampuan yang sesungguhnya mulai bekerja. yang berperan sebagai perangkat lunak tersebut adalah pendidikan.

Ada dua sisi dalam pendidikan. Sisi yang pertama adalah memahami pengetahuan. Dengan memahami pengetahuan dasar kita akan dapat memahami pengetahuan tingkat tinggi. Dengan menerapkan dan mengembangkan pengetahuan tersebut, hidup kita akan menjadi lebih mudah dan stabil.

Sisi yang lain adalah kemajuan manusia. Dengan menyadari makna mengapa manusia dilahirkan, menemukan potensi diri sendiri, dan mengasahnya, manusia akan menajdi suatu keberadaan yang menghidupkan di tengah masyarakat. Akan tetapi, pendidikan masa kini menekankan pada pembelajaran dan mengabaikan satu sisi untuk mengembangkan potensi manusia yang sesungguhnya. Nilai manusia yang sesungguhnya tidak dapat diukur dengan tingginya angka dan nilai ujian yang diputuskan secara objektif.

Seperti halnya suatu negara, luasnya daratan dan sumber daya alam tidak dapat mengukur kekuatan negara yang sesungguhnya.

Tujuan dari pendidikan adalah menjadikan setiap orang satu persatu yang membentuk suatu negara dan masyarakat, berkontribusi kepada lingkungan dengan menggerakan kemampuan dirinya sampai pada batas maksimal. Dengan demikian maka negara dan masyarakat secara keseluruhan akan berkembang.

Adakah Manusia Bodoh Dalam Pendidikan?

Ada sejarah yang menceritakan mengenai tokoh-tokoh dunia yang dianggap bodoh oleh teman sekawannya atau mengalami keterbelakangan fisik maupun mental. Anggap saja cerita mengenai penemu terkenal Thomas Alfa Edison. Edison tidak dapat beradaptasi dengan pendidikan di sekolah dan akhirnya di ajar oleh ibunya sendiri. Lalu Helen Keller yang menderita buta dan tuli, berkat bimbingan dari Anne Sullivan, ia dapat mengatasi berbagai hambatan dan menjadi penulis dan pernah menjadi politikus terkenal di Amerika.

Inti dari pendidikan bukanlah sesuatu penilaian duniawi ataupun sesuatu yang ditetapkan oleh seseorang berdasarkan standar umum. Akan tetapi inti dari pendidikan yang sesungguhnya dalah bagaimana kita menyadari kemampuan seseorang, dan memberikannya kesempatan untuk mengembangkannya.

Demikianlah yang dilakukan oleh pengajar. Seperti ibu Thomas Alfa Edison dan Anne Sullivan. Mereka harus mempercayai kemampuan Thomas yang dianggap bodoh dan Hellen yang menderita buta dan tuli. Apabila para pengajar tersebut tidak mempercayai para muridnya dan tidak menidiknya, tidak akan ada penemu-penemu dan orang-orang hebat.

Mengenal Metode Pengajaran Salah Satu Bangsa Terpintar di Dunia

Orang Yahudi dikatakan sebagai bangsa yang luar biasa unggul.

Kita tahu 30% peraih Nobel adalah orang Yahudi. Rahasia mereka dengan prestasi yang menggumamkan tersebut adalah pada sistem pengajaran mereka. Orang Yahudi sangat mengutamakan pendidikan. Mereka memulai latihan utnuk menghafal sejak usia 1,5 tahun. Cara berpikir terhadap pengajaran anak yang mereka miliki sangat berbeda dengan pengajaran di negara-negara lain.

Setelah anak-anak dapat mengingat benda-benda, mereka diajarkan untuk menghafalkan kitab suci (Torah). Anak-anak kecil ini dibuat untuk menghafalkan kitab Torah dengan pemikiran “Tidak masalah kalau isinya baru mereka pahami nanti. Yang terpenting adalah menanamkan hal-hal baik di dalam diri mereka.” Orang Yahudi berpendapat bahwa pendidikan usia dini semakin cepat dilakukan akan semakin baik. Saat menginjak usia 4 tahun, mereka mulai diajar berpikir secara lengkap dan tajam. Pada usia seperti itu pastinya tidak ada jawaban yang benar-benar tepat.

Orang Yahudi menyebut pembelajaran mereka Misnah. Misnah adalah belajar dengan cara mengulang atau repitisi. Mereka melakukan metode belajar yang sangat mengutamakan ingatan atau menghafal.

 

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: