Belajar Bisnis Dari Diajeng Lestari, Membangun Impian Untuk Indonesia Melalui Hijub

Belajar Bisnis Dari Diajeng Lestari, Membangun Impian Untuk Indonesia Melalui Hijub

HijUp.com ( gabungan kata jijab dan dress up ) adalah sebuah mal online yang menjual hijab, baju, aksesoris, tas, dan fashion muslimah lainnya. Diajeng Lestari membangung HijUp.com dengan memiliki visi bahwa bisnisnya harus memiliki impact dan manfaat kepada dunia.

Diajeng Lestari, kelahiran Bekasi, 17 Januari 1986 memulai bisnisnya berawal saat ia masih kuliah. Ia adalah alumni jurusan ilmu politik Universitas Indonesia.

Setelah lulus, Ajeng bekerja di GTZ, sebuah lembaga pemerintahan  Jerman yang bekerja sama dengan Indonesia di bidang pelayanan publik. Setelah setahun di GTZ, ia bekerja di perusahaan marketing researh bernama MARS, Ia mendapat pengetahuan tentang branding, membaca pasarm melihat potensi pasar, dan sebagainya.

Selama dua tahun Ia bekerja disana ia melihat bahwa Indonesia itu memang potensinya besar secara market ia berkontemplasi, harus melakukan sesuatu yang memberikan impact untuk memajukan bangsa. Oleh karena itu, dia membangun bisnis hijab. Karena menurutnya dengan hijab memberikan perdamaian dan keindahaan. Karena Indonesia mayoritas beragama Muslim.

Sebelum memulai bisnis dibidang hijab, Ajeng bertanya kepada teman-temannya yang kebetulan merupakan seorang desainer fesyen muslimah yang juga kebetulan aktif di komunitas hijabers, sebenernya apa sih yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis fashionnya?

Ternyata jawabannya adalah sistem yang membantu bisnisnya agar teratur, kapan harus menyetok produk, kapan mengeluarkan rancangan baru, bagaimana perkembangan pasar dan sebagainya. Ajeng bertanya ke beberapa orang lain yang ditargetkan menjadi calon tenant HijUp.com, jawabannya sama.

Ajeng bersama Suitmedia, sebuah perusahaan IT-yang mendukung pembuatan website-nya, beridirilah HijUp.com pada Agustus 2011, dengan 14 tenant bergabung pada awalnya. Target pasar HijUp.com adalah muslimah muda usia 20-35 tahun, kebanyakan karyawan yang sudah bekerja, karena tuntutan dunia profesional mengharuskan mereka tampil grooming alias dandan, bersih, dan enak dilihat.

Para tentant yang akan mendaftar, agar karya para feshion muslim bisa terjual dan menjadi tenant di HijUp,com harus memiliki 3K: Kreatif, kualitas, dan karakter. Setelah mengisi formulir pendaftaran, tim HijUp.com akan menguras dan menyeleksi dengan ketat yang tujuannya untuk menjaga kualitas. Dan dari banyak yang mendaftar dari ribuan yang lolos untuk menjadi tenat hanyalah sebanyak 70 tenant saja.

Strategi pemasaran promo HijUp.com adalah menggunakan social media, blog, juga melalui berbagai tutorial di Youtube. Hasilnya, total video di channel Youtube HijUp.com sudah dilihat lebih dari delapan juta kali setahun setelah diluncurkan, jumlah visitor mencapai 1,5 juta orang ( datang per Januari 2013) dari dalam dan luar negeri.

Ajeng telah menunjukan impiannya untuk terus bermanfaat bagi orang lain melalui bisnis ciptaanya, visinya untuk menyebarkan kedamaian melalui hijab telah terlaksana, Hanya dengan berawal dari satu bisnis kecil, ia pun melangkah mewujudkan impiannya.

Pelajaran Yang Dapat Diambil Dari Diajeng Lestari

Sebelum memulai bisnisnya Ajeng terlebih dahulu membuat suatu riset produk yang berhubungan dengan produknya yang akan dijual. Saat melakukan riset ketahui dulu masalah pasar yang ingin di pecahkan sehingga menghasilkan kesimpulan terhadap suatu produk.

Untuk itu, menjadi pemecah masalah pasar sangat berguna . Masalah pasar mana yang ingin dipecahkan. Seperti Ajeng yang bertanya kepada beberapa client (teenat) tentang perkembangan bisnis produk hijabnya.

 

Leave a Reply

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: